Langsung ke konten utama

Perkuliahan: Jika Aku Bisa Bertemu Kamu 4 Tahun Lagi [Semester 6]

Semester ke-6. Semester dengan banyak rahasia tersingkap besar.

Baiklah. Kita mulai. Ada satu hal yang tidak saya perjelas selama 5 semester: saya ingin double degree. Kesempatan itu ada di depan mata, dan saya tidak ingin menyia-nyiakannya.

Baiklah, apa saja yang perlu diperhatikan sekarang? SKS? Cek. SKEM? Mostly check. Bentar... oh shit, kelas umum! Dan alhasil saya mengorbankan 5 sks untuk 2 mata kuliah umum yang salah satunya harusnya dua semester lagi.

Sementara di jurusan sendiri saya mengambil sebagian kecil dari sisa perkuliahan saya. Antara Sistem Tertanam, Visi Komputer, Sekuriti, dan CIG, semuanya menyajikan dinamika yang menarik. CIG memecah rekor sebagai kelas dengan 2 mahasiswa (gak salah baca kok, 2 mahasiswa).

Apa yang lucu pertama di semester ini? Saya tidak suka mata kuliah bisnis. Gak tahu kenapa, saya tidak suka. Padahal, saya ingin menjadi businessman. Bodoh kan?

Selanjutnya, saya punya 24 sks di semester ini, namun efektif saya hanya kuliah 21 sks. 3 sks-nya kemana? Ingat praktikum massal semester 5? Oh ya, saya kan gak ngomong kemarin hehehe. Ya. Jadi saya mengambil 2 praktikum di semester 5 (+1 di semester 4, +1 di semester 1) dan semuanya itu diakumulasikan ke 3 sks tadi. Clear? Nggak? Waduh. Sayang sekali saya gak bisa jelasin lebih jauh lagi.

Oke. Sekarang kita berjalan menuju semester 6 secara kronologisnya.

Dalam rangka mendapatkan double degree, saya les IELTS. Tujuannya apa? IELTS 6 untuk beasiswa. Sejauh ini jelas kan? Nah. Les ini akan memporsir saya sementara mata kuliah umum saya sendiri memberikan tantangan tak kalah berat: KKN. Selain itu, jangan lupakan mata kuliah jurusan yang tugasnya bukan level main-main. Ini kuliah, bukan sekolah.

Ya. KKN. ingat 5 sks 2 kuliah di awal? Satu adalah matkul bisnis yang saya protes di depan. Satu lagi adalah KKN. KKN ini tidak terlalu menarik untuk diceritakan, jadi saya berikan summary-nya:

CARA MENJADI SEORANG PROGRAMMER BERMODALKAN MICROSOFT EXCEL!

Ya. Gak salah baca. Bikin dua program dengan excel karena harus selesai kurang dari sepekan per program. Ya diukur sendiri lah timnya saja cuma 2 orang programmer.

Tips untuk kalian KKN: jangan pernah bilang kalian anak informatika/komputer/teknologi/sekawanannya.

Sekarang, untuk mata kuliah jurusan...

.

.

.

.

CIG dan Sistem Tertanam adalah tantangan terberatnya, diikuti oleh Sekuriti.

Berterima kasih pada Allah SWT karena saya tidak mengurus 400 maba di semester ini. Bisa KO saya kalau harus mengurus 400 maba.

Ah, saya lupa. Ada satu lagi. Pengayaan.


Biar saya jelaskan. Setelah seorang mahasiswa ambil 90 SKS- eh, kalian sampai sekarang belum paham SKS? SKS itu satuan kredit semester for ya dingdongs who don't get it till this point. SKS itu adalah berapa jam kelas/minggu yang diperlukan untuk kuliah tersebut, sederhananya.

Oke, lanjut. Setelah 90 sks bisa ambil mata kuliah di jurusan lain. Enak sih kalau sekalian cuci mata ke fakultas yang banyak ceweknya tapi pelajarannya gak susah-susah amat. Dalam kamus kampus ini: Jurusan Desain. Tapi, sayang nasib tak bersambut, kado saya adalah MATEMATIKA.

Pengayaan juga memberikan saya tantangan tak kalah berat. Namun, ya setelah bertahan sebisa mungkin, akhirnya lulus dengan nilai memuaskan. Clear, I guess?


Dan terkait IELTS. Saya mendapatkan nilai lebih dari yang diperlukan. Oke, WAKTUNYA BERANG-

"Kamu gak boleh berangkat ke luar negeri."

WELL, THAT SUCKS!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Preparing Anaconda with Tensorflow [ACTUALLY WORKED FOR ME 2024]

Make sure to follow this with perfect order: 1. conda create -n tf_gpu tensorflow-gpu 2. conda activate tf_gpu 3. pip install numpy==1.23.4 [EXECUTE GPU TEST CODE] ==> CODE MUST RETURN GPU NUMBER > 0 [#CONFIRMED] 4. pip install tensorflow-gpu==2.10 [EXECUTE GPU TEST CODE] ==> CODE MUST RETURN GPU NUMBER > 0 [#CONFIRMED] 5. pip install tensorflow==2.10 [EXECUTE GPU TEST CODE] ==> CODE MUST RETURN GPU NUMBER > 0 [#CONFIRMED] (You may skip the first two test, but it helps ensure your environment is set up right)   TRIVIA: - There's no 2.11 version of Tensorflow GPU on pip as shown below: ERROR: Could not find a version that satisfies the requirement tensorflow-gpu==2.11 (from versions: 2.5.0, 2.5.1, 2.5.2, 2.5.3, 2.6.0, 2.6.1, 2.6.2, 2.6.3, 2.6.4, 2.6.5, 2.7.0rc0, 2.7.0rc1, 2.7.0, 2.7.1, 2.7.2, 2.7.3, 2.7.4, 2.8.0rc0, 2.8.0rc1, 2.8.0, 2.8.1, 2.8.2, 2.8.3, 2.8.4, 2.9.0rc0, 2.9.0rc1, 2.9.0rc2, 2.9.0, 2.9.1, 2.9.2, 2.9.3, 2.10.0rc0, 2.10.0rc1, 2.10.0rc2, 2.10.0rc3, 2.1...

Prof Ashari, Tangan Dingin Sang Rektor Visioner

Tulisan ini dipersembahkan kepada Prof  Dr Ir. Mochamad Ashari, M.Eng, IPU,  AEng. yang merupakan rektor ke-12 ITS, periode 2019-2024. Seluruh tulisan ini berupa pandangan saya pribadi, sebagai ucapan terima kasih, meski disajikan seakan penuh kritikan pada bagian awalnya. Pertama saya mengenal nama ini, saya ingat dari salah satu dosen saya sewaktu saya masih menempuh sarjana. Saya lupa persis kapan, tetapi saya diperkenalkan tentang bagaimana visionernya Prof Ashari dan sedikit cuplikan peran beliau membangun Telkom University di Bandung. Ya, sebelum beliau dinobatkan sebagai rektor, saya berpikir bahwa 'apabila beliau jadi, sepertinya akan berpotensi revolusioner, atau bakal agak ekstrem dalam kebijakan'. Bagi saya, itu cukup menarik, tetapi ada ketakutan di benak saya dengan potensi ekstrem kebijakan beliau. Kala beliau dinobatkan sebagai rektor terpilih, Prof Ashari langsung bergerak cepat yang tidak membutuhkan waktu lama untuk melihat langkah beliau. Saya masih ingat, d...

Kenapa Sekarang?

Years ago, I seek it. Dulu, aku berjuang untuk bisa melewati batas teman, trying to be someone that you consider as dearest. Yes, that's back then. As I said, had it been years ago, I would have straight out say YES out of sheer dumbness, or tenacity, or both. Tabun. I used to be full of desire to get you to acknowledge me, then. Sungguh lucu sekali, I would circumvent and try to just get any chance to meet with you. Aku menginginkan lebih, dulu. But no, it has always been someone else. Someone else get to be your priority, your attention. Berharap lebih adalah kesalahanku, dan aku selalu menganggapnya demikian. Why chase over the skies you cannot reach? I almost burned the entire bridge, truly. Only one more step and I know the entire relationship will turn into nothing more than smoldering ashes in the seas of lost time. You know, had you not talk to me within the short time of me settling my almost 9-years long illusion, perhaps the bridge had been burned completely, as I had wi...